Jumat, 20 Maret 2015

Indahnya Taman Risma Surabaya 3

Sebagaimana yang telah dibahas pada tulisan sebelumnya, Indahnya Taman Risma Surabaya 2 yang membahas perubahan Surabaya yang saat ini cantik, hijau dan bersih maka tidak afdhal jika tidak membahas jenderal lapangannya. Sang walikota Surabaya perempuan yang pertama. Tri Rismaharini.

Tidak hanya menorehkan nama sebagai perempuan pertama yang jadi walikota surabaya tapi juga menjadi walikota pertama yang mendapat gelar penghargaan terbanyak. Yang monumental adalah gelar Walikota terbaik ke-3 dunia. Sebagian orang mencibir prestasi ini sebagai pencitraan. Sebagian lagi tidak menganggap penting gelar. Yang penting kinerja. Tapi sebagai masyarakat awan, gelar penghargaan menjadi alat ukurnya selain fakta di lapangan.

Masa Kecil di Kediri


Tri Rismaharini dilahirkan di Kediri pada 20 November 1961. Masa kecilnya dihabiskan di Kediri Jawa Timur. Sekolah Dasar (SD) Kediri ditamatkan pada 1973.Kemudian melanjutkan pendidikan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 10 Surabaya. Lulus pada 1976. Sekolah Menengah Atas (SMA) lulus pada 1987 di SMAN 5 yang terkenal dengan nama SMA kompleks. Lulus pada 1980.

Selepas lulus beliau mengikuti ujian masuk perguruan tinggi negeri dan diterima di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) mengambil jurusan arsitektur pada tahun 1987. Kemudian dilanjutkan ke program pasca sarjana dengan jurusan Manajemen Pembangunan Kota yang lulus pada 2002.

Kariernya sebagai pejabat dimulai saat dia menjadi staf di Pemkab Bojonegoro. Tidak banyak literatur yang membahas kinerja beliau di Bojonegoro. Tapi pernah disampaikan oleh Bupati Bojonegoro Suyoto bahwa salah satu taman di Bojonegoro adalah konsepnya dibikin oleh Tri Rismaharini saat menjadi staf disana.

Karier di Pemkot Surabaya


Sebagai pejabat karier mulai cemerlang saat menjadi bagian dari pemerintahan kota surabaya. Berikut jabatan yang pernah diembannya di Pemerintahan Kota Surabaya, yakni :
  • Kepala Seksi Tata Ruang dan Tata Guna Tanah Bappeko Surabaya (1997-2000)
  • Kepala Seksi Pendataan dan Penyuluhan Dinas Bangunan Kota Surabaya (2001)
  • Kepala Cabang Dinas Pertamanan Kota Surabaya (2001)
  • Kepala Bagian Bina Bangunan (2002)
  • Kepala Bagian Penelitian dan Pengembangan (2005)
  • Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya (2005)
  • Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya (2008)
  • Wali Kota Surabaya (2010)
Beliau mengalami kecemerlangan karier saat menjabat sebagai Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya. Popularitasnya melesat saat berhasil merubah kota surabaya yang panas menjadi hijau. Lahan-lahan kosong disulapnya menjadi taman kota yang indah. Hebatnya dia melakukannya dengan anggaran yang terbatas.

Kariernya mengalami kegemilangan saat menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bapeko).Gebrakannya dalam mengelola keuangan membuatnya semakin disegani. Penggunaan sistem e-proc membuatnya bisa menghemat anggaran belanja. Konon, pendapatan kota naik menjadi 4 kali lipat. Momentum kepopulerannya tepat menjelang berlangsungnya pilwali surabaya.

Terpilih sebagai Walikota Surabaya


Berpasangan dengan Bambang DH pada tahun 2010 mengalahkan pasangan Arif-Kadir. Saat itulah kariernya sebagai walikota surabaya dimulai. Di awal kepemimpinannya sempat mengalami cobaan. Dia dilengserkan sebagai walikota surabaya saat baru menjabat 3 bulan. Saat dia membuat kebijakan menaikkan pajak reklame. Untungnya upaya politik ini gagal saat para pemimpin partai di jakarta tidak nyaman dengan ulah anak buahnya di daerah. satu persatu mengurungkan sikapnya untuk melengserkannya.

Sempat juga berpolemik dengan Wisnu Sakti Buana. Wawali yang menggantikan Bambang DH yang sebelumnya mengundurkan diri karena mencalonkan diri sebagai gubernur jatim. Polemik ini akhirnya berakhir setelah didamaikan Bu Mega.

Saat ini adalah tahun politik. Bulan september akan ada pemilihan walikota. Sebagai walikota yang diusung PDIP nampaknya akan ada perceraian politik. PDIP sudah mengisyaratkan untuk mencalonkan kader sendiri. Sementara Tri Rismaharini bukan kader. Sampai saat ini beliau masih tercatat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Publik menginginkan beliau kembali memimpin Surabaya. Namun rumus relasinya beda dengan partai politik. Sebagian partai sudah mulai mengusung calonnya sendiri-sendiri. Misal, PKB sudah mengumimkan untuk mengusung Ahmad Dhani-Arzeti. Mungkin PDIP akan mengusung Wisnu. Bagi partai politik Risma bukan sosok yang menarik. Selain tidak piawai dengan dalam membangun jaringan politik beliau juga orang yang tidak bisa kompromi. Karena itu beliau pernah menyampaikan jika sampai saat ini masih belum terfikirkan untuk maju lagi sebagai cawali surabaya. Bahkan beberapa bulan yang lalu beliau mengurus pindah status PNS-nya dari staf pemkot jadi dosen di ITS. Apa itu sinyal bahwa yang bersangkutan tidak maju lagi sebagai walikota surabaya? Entahlah.

Sosok yang Religius dan Spiritualis

Beliau adalah pemimpin yang religius. Dalam berbagai kesempatan beliau tidak melupakan kewajibannya dalam menjalankan kewajiban agamanya. Setiap waktu sholat tiba beliau bergegas menunaikan sholat. Juga sering menghadiri kegiatan keagamaan undangan dari warga. Sepanjang tidak ada agenda kerjanya setiap undangan kegiatan keagamaan beliau sempatkan hadir.

Selain religius beliau juga spiritualis. Dalam setiap tindakan dia selalu menyandarkan segala karena Allah SWT. Sering pula dia menanyakan kepada kiai untuk dimintakan pendapatnya. Salah satunya saat maju pilwali. Beliau bertanya kepada beberapa kiai spiritual tentang keputusannya maju dalam pilwali. Jika membawa manfaat dia maju jika tidak maka dia akan mundur. Yang menarik beliau minta didoakan agar tidak terpilih sebagai walikota. Mengingat tanggung jawab yang berat dihadapan Allah SWT.

Pada sebuah kesempatan dia bilang selama menjabat tidak umroh dan haji. Juga tidak berlama-lama berzikir. Sebagai seorang pemimpir seluruh waktunya adalah untuk yang dipimpinnya. Zikirnya adalah bekerja untuk rakyat yang dipimpinnya. Memberi manfaat yang sebesar-besarnya. Sebagaimana kaidah fiqih yang artinya dasar pijakan seorang pemimpin adalah memberi manfaat yang dipimpinannya. Tashorruful Imam Alar Roiyah manuttun Bil Maslahah. 

Dia tidak haji dan umroh selama menjabat. Beliau takut jabatannya akan memberikan keistimewaan dalam beribadah. Tidak bisa dipungkiri bahwa pejabat yang sedang haji dan umroh selalu mendapatkan keistimewaan. Baik dari pihak penyelenggara haji maupun dari pemerintah. Takut bercampur dengan hak yang dipimpinnya. Juga dengan alasannya selama haji dia meninggalkan kewajibannya sebagai seorang pemimpin. Sementara haji dan umroh adalah ibadah yang tidak terikat waktu. Bisa kapan saja. Dia akan berhaji dan umroh setelah menjadi warga biasa.

Menutup Dolly

Yang paling berani dari beliau adalah menutup lokalisasi Dolly. Dimana semua pemimpin di Surabaya tidak ada yang berani melakukannya. Gejolak sosial yang ditimbulkan sudah dipersiapkan secara matang. Sempat ada perlawanan. Namun dengan tekad yang kuat akhirnya dolly bisa ditutup. Keberaniannya ini juga dilandasi kepasrahannya terhadap akibat yang mungkin diterimanya. Beliau sudah minta pada keluarganya untuk mengikhlaskan jika keputusan ini berakibat pada kematiannya.

Semoga beliau selalu dibimbing Allah menjadi pemimpin yang amanah. Amin

----------------

www.harmonis.net

iklan:
Agen Foredi Surabaya
Siap COD (antar) untuk Surabaya dan Sidoarjo
0816520973 PIN BB 51BFFD0A

Kamis, 19 Maret 2015

Indahnya Taman Risma Surabaya 2

Sebagaimana yang terulas dalam tulisan sebelumnya Indahnya Taman Risma Surabaya 1, Taman Risma Surabaya konsepnya seperti Taman Bungkul. Taman yang dulunya hanyalah lahan serapan air yang disebelahnya ada Makam Mbah Bungkul. Ayahanda Sunan Ampel. Sunan Ampel adalah salah satu walisongo yang selain sebagai ulama juga umara. Beliau adalah pemimpin wilayah surabaya pada jaman Mojopahit. Saat ini makam beliau menjadi jujukan dalam wisata religi. Ziarah ke makam para wali. Meski Mbah Bungkul bukan bagian dari wali 9 tapi sering dikunjungan para peziarah untuk mengirim doa. Ngalap berkah. Berharap limpahan berkah yang diberikan Allah kepada orang istimewa ini, Mbah Bungkul.

Taman Bungkul 


Taman Bungkul sejak Dinas Pertamanan Surabaya dipegang Tri Rismaharini yang saat ini beliau menjabat Walikota Surabaya yang sebentar lagi habis masa jabatannya. Beliau berhasil bikin terobosan dengan dana terbatas bisa menghijaukan kota surabaya. Lahan-lahan kosong disulapnya menjadi taman kota. Yang juga berfungsi sebagai tanah serapan. Sehingga sejak saat itu surabaya terkenal dengan taman kotanya. Kota yang dulu kotor dan bau.

Itu yang membuat dia populer sebagai pejabat  kota yang total mendedikasikan hidupnya untuk menjalankan amanah. Namanya menghiasi media-media cetak. Maka, dengan popularitasnya dia terpilih sebagai walikota.

Tri Rismaharini Keras tapi Lembut


Beliau terkenal dengan gaya kepemimpinan yang keras tapi lembut. Keras terhadap anak buahnya yang tidak bekerja baik. Lembut kepada warga kota. Tidak sulit menemui dia. Karena sering kali beliau berada dijalan ikut terlibat dalam penataan kota. Suka turun ke jalan. Jangan kaget menemui dia saat ikut mengatur lalu lintas. Atau saat ikut bantu pekerja taman. Tak jarang beliau ikut berhujan-hujan melakukan inspeksi terhadap saluran yang mampet. Maka tak heran selama beliau memimpin ditemui banyak material dipinggir jalan untuk perbaikan saluran air. Belum mampu menhindarkan dari banjir memang. Tapi sudah sangat banyak mengurangi banjir. Saat ini saluran-saluran sedang dikebut. Menurut beliau setidaknya butuh tiga tahun lagi surabaya terbebas dari banjir.

Kembali ke Taman Kota. Selama beliau jadi walikota taman-taman semakin cantik dan terawat. Taman bungkul dinobatkan sebagai taman terbaik se asia. Berbagai penghargaan telah beliau terima. Pernah dinobatkan sebagai walikota terbaik ke-3 sedunia.

Dengan prestasi se-abrek selayaknya kita memberikan apresiasi atas dedikasinya sebagai walikota surabaya. Sebagai warga kota Surabaya pingin memberikan sesuatu yang bisa dikenangnya sepanjang masa. Tapi saat ini sedang dalam masa politik. Sebentar lagi akan ada pemilihan walikota surabaya. Sebagai pejabat politik beliau tidak cukup cantik bermain politik. Nyaris dilengserkan dari kursi walikota karena komunikasi politiknya kurang piawai. Tapi beliau adalah pekerja keras. All out bekerja untuk warga kota. Mungkin beliau tidak bagus dimata anggota dewan yang terhormat. Tapi beliau adalah pemimpin surabaya yang dicintai warganya.

Sebentar lagi akan ada pemilihan walikota surabaya. belum ada sinyal beliau mencalonkan diri lagi. Sang pengusung, PDIP sudah memberi sinyal untuk tidak mengusugnya lagi. Sementara pemenang pemilu kemarin adalah PDIP. Secara teori yang dicalon PDIP pasti menang. Tapi fakta, bahwa walikota dipilih langsung oleh warga kota. Tapi entahlah. Pernah beliau berseloroh akan jadi dosen aja. Sembari menjalankan peran ibu dan isteri yang baik. Peran yang tidak optimal dijalankan saat beliau jadi pejabat. Tapi entahlah sebagai warga kota berharap beliau kembali memimpin surabaya 5 tahun lagi. Tapi politik beda rumusnya. Semoga beliau mendapatkan yang terbaik.

Taman Risma Surabaya

Jika beliau tidak jadi walikota surabaya, sebagai warga kota pingin memberi apresiasi atas prestasi dan dedikasi yang tulus sebagai pemimpin kepada beliau. Namanya disematkan menjadi nama sebuah jalan. Atau yang lebih pas adalah menamai taman kota terbaik di surabaya dengan nama Taman Risma Surabaya. Secara pelafalan enak didengar. Pas. Secara histori juga pas. Namun jika beliau terpilih kembali keinginan ini bisa ditunda lima tahun lagi. Karena tidak elok memberikan apresiasi saat beliau menjabat. Dikiranya cari muka. Semoga tetap jadi walikota lagi. TRIBUTE FOR TRI RISMAHARINI



AGEN FOREDI SURABAYA

SIAP ANTAR (COD) UNTUK SURABAYA DAN SIDOARJO
0816520973, PIN 51BFFD0A
www.harmonis.net.

Foredi embong kaliasin, foredi dukuh kupang, foredi mayjend sungkono, foredi, adityawarman, foredi wiyung, foredi kalibutuh, foredi pandugo, foredi kedung asem, foredi sawahan, foredi kendasari, foredi keputran, foredi tegalsari, foredi wonorejo, foredi simokerto, foredi kapasan, foredi simolawang, foredi simokerto, foredi sidodari, foredi tambaksari, foredi ploso, foredi gading, foredi kapas madya baru, foredi pacar kembang, foredi pacar keling, foredi dukuh setro, foredi rangkah, foredi pacar keling, foredi mojo, foredi airlangga, foredi dharmahusada, foredi kertajaya, foredi gubeng, foredi baratajaya, foredi pucang, foredi krembangan, foredi kemayoran, foredi perak, foredi morokrembangan, foredi dupak, foredi kupang krajan, foredi pakis, foredi genteng, foredi ketabang, foredi ambengan, foredi kapasari, foredi peneleh, foredi bubutan, foredi alun-alun contong, foredi bulak, foredi gundi, foredi jepara, foredi tembok dukuh, foredi kedungdoro, foredi manyar sabrangan, foredi demak, foredi tandes, foredi karangpoh, foredi balongsari, foredi manukan, foredi karang pilang, foredi banjar sugihan, foredi karang pilang, foredi kebraon, foredi kedurus, foredi waru gunung, foredi sidoresmo, foredi bendul merisi, foredi margorejo, foredi wonosari, foredi siwalankerto, foredi kalirungkut, foredi kedung baruk, foredi penjaringansari, foredi wonorejo, foredi medokan ayu, foredi ampel, foredi pegirikan, foredi sawunggaling, foredi petemon, foredi sawahan, foredi banyu urip, foredi putat jaya, foredi keputih, foredi gebang putih, foredi gebang putih, foredi klampis ngasem, foredi menur pumpungan, foredi nginden jangkungan, foredi semolowaru, foredi medokan semampir, foredi kedinding, foredi bulak banteng, foredi kedinding, foredi tambak wedi, foredi kandangan, foredi klakah rejo, foredi pondok candra, foredi sememi, foredi wonokusumo, foredi ujung, foredi sidotopo, foredi bongkaran, foredi nyamplungan, foredi krembangan utara, foredi krembangan selatan, foredi wonokromo, foredi jagir, foredi ngagel, foredi darmo, foredi nyamplungan, foredi tambak rejo, foredi kedung cowek, foredi pemuda, foredi kalisari, foredi menur, foredi siwalan kerto, foredi rungkut industri, foredi driyorejo, foredi karang menjangan, foredi dharmawangsa, foredi tambak oso wilangun, foredi romokalisari, foredi bangkingan, foredi jeruk, foredi lakarsantri, foredi lidah kulon, foredi lidah wetan, foredi sidotopo wetan, foredi sumur welut, foredi mulyorejo, foredi dinoyo, foredi pucang anom, foredi brongkalan sawah, foredi gading, foredi manyar, foredi jambangan, foredi karah, foredi ketintang, foredi diponegoro, foredi, foredi a yani, foredi jemursari, foredi sidosermo, foredi mayjend sungkono, foredi, foredi semampir, foredi merr, foredi jemur andayani, foredi embong malang, foredi gunungsari, foredi yos sudarso, foredi panglima sudirman, foredi gubernur suryo, foredi gentengkali, foredi mintoro, foredi pregolan, foredi pegirian, foredi arjuna, kedung tarukan, foredi kranggan, foredi taman apsari, foredi bangunsari, foredi pakuwon, foredi kenjeran, foredi surabaya selatan, foredi surabaya timur, foredi surabaya barat, foredi surabaya utara, foredi keputran, foredi blauran, foredi arif rahman hakim, foredi hr mohammad, foredi ptc, foredi boulevard, foredi citraland, foredi simogunung, foredi bratang, foredi joyoboyo, foredi basuki rahmat, foredi tunjungan, foredi wiguna, foredi gunung anyar, foredi jembatan merah, foredi kalisosok, foredi waru, foredi babatan, foredi baliwerti, foredi satelit, foredi galaxy, foredi gemblongan, foredi indrapura, foredi jagalan, foredi kapas krampung, foredi kembang jepun, foredi kusumabangsa, foredi margomulyo, foredi margorejo, foredi pabean, foredi kalimas, foredi mejoyo, foredi tenggilis, foredi sukomanunggal, foredi dukuh pakis, foredi putat lor, foredi sukodono, foredi taman, foredi sepanjang, foredi geluran, foredi kalijaten, tropodo, foredi trosobo, foredi suko, foredi kedungturi, foredi wage, foredi bungurasih, foredi suko, foredi kalijaten, foredi sedati, foredi prapen, foredi rajawali, foredi menganti, foredi simpang darmo, foredi slompretan, foredi tidar, foredi tembaan, foredi undaan, foredi veteran, foredi injoko, foredi juanda, foredi kutisari, foredi urip sumoharjo, foredi mastrip, foredi graha famili, foredi kebonsari, foredi menanggal, foredi gayungsari, foredi pagesangan, foredi kalianak, foredi moro krembangan, foredi kayoon, foredi biliton, foredi embong malang, foredi sidorame, foredi waru.

Rabu, 18 Maret 2015

Indahnya Taman Risma Surabaya 1

Letaknya di jantung kota. Dijalur yang bersih dari pedagang liar, pengemis dan pengamen. Kalo pun ada pengamen penampilannya rapi dan profesional. Alat musiknya canggih dan enak didengar. Attitudenya juga bagus. Sopan. Tidak hanya pengamen ada juga pegelaran seni monolog. Pantomim dan seni patung. Berpenampilan seolah patung. Foto bareng bayar. Juga ada seni lukis. Semua tertata rapi. Tidak mengganggu pengunjung. Bahkan pengunjung suka dengan kehadiran mereka. Karema mereka dididik untuk bersikap sopan dan membantu kebutuhan pengunjung. Tanpa terkesan minta uang belas kasihan. Meski kalo dikasih diterima dengan ucapan terima kasih yang sangat rendah hati. Pedagang juga ada. Kehadiran mereka tidak boleh mengganggu dengan menawarkan dagangannya tanpa kesopanan. Tertata rapi. Sikap mental mereka luar biasa. Terdidik untuk melayani. Meski sebenarnya sedang mencari peruntungan rejeki.

Di lokasi tersebut tersedia wifi dengan kecepatan tinggi. Ada area bermain untuk anak-anak. Disediakan area untuk orang tua yang membutuhkan pijak kaki releksi. Tempat yang dirancang dengan batu-batu kecil sehingga jalan di area itu seolah sedang pijak refleksi. Juga tersedia panggung untuk acara-acara tertentu. Tersedia pula area untuk pencinta sepatu roda dan skateboard. Jangan ditanya disitu juga tersedia air minum gratis yang keluar dari kran. Bersih dan layak minum.

Setiap sore banyak berjajar orang duduk dilokasi tersebut. Mulai yang hanya beristirahat dari penatnya pekerjaan sehari-hari. Banyak juga pria berdasi yang sedang melakukan pertemuan dengan kliennya. Dan pasti, banyak muda-mudi yang sedang memadu kasih. Tapi tetap dalam koridor ketimuran. Jika berlebihan akan diingatkan petugas yang memang selalu menjaga taman tersebut. Tapi yang menarik adalah banyak orang dengan tablet dan laptopnya berjajar sedang sibuk berlelancar di dunia maya. Entah, itu karena ada wifi gratis atau mencari tempat yang nyaman.

Tempat ini memang nyaman. Berbagai tumbuhan ada ditempat ini. Bahkan tanaman langkah juga ada. Subur dan hijau. Meski berada ditengah kota surabaya yang panas. Taman ini terasa sejuk karena dinaungi tanaman besar yang rimbun. Sebagian adalah tanaman yang sudah lama tumbuh disitu. Sebagian besar besar didatangkan dari penjuru dunia dalam keadaan sudah besar. Di taman itu juga ada mushola yang indah, kecil tapi mencitrakan budaya lokal. Arsitekturnya mampu menyeleraskan budaya lokal surabaya dan alam. Tanpa AC tapi sejuk didalamnya.

Tempat ini kerap dijadikan outbond anak-anak playgrup. Memang pengelola juga menjadikan sebagai sarana edukasi. Banyak tanaman langkah yang sering jadi obyek penelitihan. Seing didarangi turis dengan pakaian kasual dan formal. Mungkin yang berpakian kasual adalah turis yang memang sedang jalan-jalan menikmati keindahan. Sedang yang berpakaian resmi adalah utusan luar negeri yang penasaran dengan kehebatan taman ini. Banyak pejabat tinggi daerah lain yang melakukan studi banding ditempat ini. Mungkin ingin membuat taman serupa didaerah mereka.

Taman ini tidak pernah mati. 24 jam non stop. Selalu ada aktivitas disini. Tapi tidak ada kasus kejahatan disini. Aman.

Taman ini memang menggambarkan sosok Walikota surabaya Tri Rismaharini. Walikota dengan tangan dinginnya yang menyulap surabaya yang panas menjadi kota yang sejuk dan hijau. Hijua sebagaimana warna khas kesebelasan kebanggaan arek surabaya. Persebaya. Yang terkenal dengan suporter militannya BONEK.

Dimanakan lokasi Taman Risma Surabaya? Ikuti lanjutannya.

JANGAN DIBACA. HANYA IKLAN

AGEN FOREDI SURABAYA

LOKASI SURABAYA DAN SIDOARJO SIAP ANTAR (COD)

HUBUNGI 0816520973, PIN 51BFFD0A


Foredi embong kaliasin, foredi genteng, foredi ketabang, foredi ambengan, foredi kapasari, foredi peneleh, foredi bubutan, foredi alun-alun contong, foredi bulak, foredi gundi, foredi jepara, foredi tembok dukuh, foredi kedungdoro, foredi manyar sabrangan, foredi demak, foredi dukuh kupang, foredi mayjend sungkono, foredi, adityawarman, foredi wiyung, foredi kalibutuh, foredi pandugo, foredi kedung asem, foredi sawahan, foredi kendasari, foredi keputran, foredi tegalsari, foredi wonorejo, foredi simokerto, foredi kapasan, foredi simolawang, foredi simokerto, foredi sidodari, foredi tambaksari, foredi ploso, foredi gading, foredi kapas madya baru, foredi pacar kembang, foredi pacar keling, foredi dukuh setro, foredi rangkah, foredi pacar keling, foredi mojo, foredi airlangga, foredi dharmahusada, foredi kertajaya, foredi gubeng, foredi baratajaya, foredi pucang, foredi krembangan, foredi kemayoran, foredi perak, foredi morokrembangan, foredi dupak, foredi kupang krajan, foredi pakis, foredi tandes, foredi karangpoh, foredi balongsari, foredi manukan, foredi karang pilang, foredi banjar sugihan, foredi karang pilang, foredi kebraon, foredi kedurus, foredi waru gunung, foredi sidoresmo, foredi bendul merisi, foredi margorejo, foredi wonosari, foredi siwalankerto, foredi kalirungkut, foredi kedung baruk, foredi penjaringansari, foredi wonorejo, foredi medokan ayu, foredi ampel, foredi pegirikan, foredi wonokusumo, foredi ujung, foredi sidotopo, foredi bongkaran, foredi nyamplungan, foredi krembangan utara, foredi krembangan selatan, foredi wonokromo, foredi jagir, foredi ngagel, foredi darmo, foredi sawunggaling, foredi petemon, foredi sawahan, foredi banyu urip, foredi putat jaya, foredi keputih, foredi gebang putih, foredi gebang putih, foredi klampis ngasem, foredi menur pumpungan, foredi nginden jangkungan, foredi semolowaru, foredi medokan semampir, foredi kedinding, foredi bulak banteng, foredi kedinding, foredi tambak wedi, foredi kandangan, foredi klakah rejo, foredi pondok candra, foredi sememi, foredi tambak oso wilangun, foredi romokalisari, foredi bangkingan, foredi jeruk, foredi lakarsantri, foredi lidah kulon, foredi lidah wetan, foredi sidotopo wetan, foredi sumur welut, foredi mulyorejo, foredi dinoyo, foredi pucang anom, foredi brongkalan sawah, foredi gading, foredi manyar, foredi jambangan, foredi karah, foredi ketintang, foredi diponegoro, foredi, foredi a yani, foredi jemursari, foredi sidosermo, foredi hr mohammad, foredi ptc, foredi boulevard, foredi citraland, foredi simogunung, foredi bratang, foredi joyoboyo, foredi basuki rahmat, foredi tunjungan, foredi wiguna, foredi gunung anyar, foredi jembatan merah, foredi kalisosok, foredi mayjend sungkono, foredi, foredi semampir, foredi merr, foredi jemur andayani, foredi embong malang, foredi gunungsari, foredi yos sudarso, foredi panglima sudirman, foredi gubernur suryo, foredi gentengkali, foredi mintoro, foredi pregolan, foredi pegirian, foredi arjuna, kedung tarukan, foredi kranggan, foredi taman apsari, foredi bangunsari, foredi pakuwon, foredi kenjeran, foredi surabaya selatan, foredi surabaya timur, foredi surabaya barat, foredi surabaya utara, foredi keputran, foredi blauran, foredi arif rahman hakim, foredi waru, foredi babatan, foredi baliwerti, foredi satelit, foredi galaxy, foredi gemblongan, foredi indrapura, foredi jagalan, foredi kapas krampung, foredi kembang jepun, foredi kusumabangsa, foredi margomulyo, foredi margorejo, foredi pabean, foredi prapen, foredi rajawali, foredi menganti, foredi simpang darmo, foredi slompretan, foredi tidar, foredi tembaan, foredi undaan, foredi veteran, foredi injoko, foredi juanda, foredi kutisari, foredi urip sumoharjo, foredi mastrip, foredi graha famili, foredi kebonsari, foredi menanggal, foredi gayungsari, foredi pagesangan, foredi kalianak, foredi moro krembangan, foredi nyamplungan, foredi tambak rejo, foredi kedung cowek, foredi pemuda, foredi kalisari, foredi menur, foredi siwalan kerto, foredi rungkut industri, foredi driyorejo, foredi karang menjangan, foredi dharmawangsa, foredi kayoon, foredi biliton, foredi embong malang, foredi sidorame, foredi kalimas, foredi mejoyo, foredi tenggilis, foredi sukomanunggal, foredi dukuh pakis, foredi putat lor, foredi sukodono, foredi taman, foredi sepanjang, foredi geluran, foredi kalijaten, tropodo, foredi trosobo, foredi suko, foredi kedungturi, foredi wage, foredi bungurasih, foredi suko, foredi kalijaten, foredi sedati, foredi waru.



Kesasar yang Menyenangkan

Suka naik Mobil

Waktu kecil, saat yang paling disukai adalah jalan-jalan. Saat itu naik mobil sudah menjadi hiburan tersendiri. Karena itu jika diajak jalan-jalan merupakan suka cita yang luar biasa. Naik mobil adalah sesuatu yang mewah. Hanya pada momen-momen penting bisa mengendarainya. Seperti saat ada mantenan. Atau sedang ikut orang tua wisata religi. Ziarah wali 5.

Suatu ketika saat diajak bapak ikut ziara wali 5 senangnya minta ampun. Jam 3 pagi udah bangun. Karena sebenarnya malamnya tidak bisa tidur. Membayangkan naik mobil sambil melihat pemandangan selama perjalanan berlangsung. Apalagi bisa melihat kota surabaya. Karena habis subuh sudah mandi dan bersiap dengan pakaian yang rapi. Meski berangkatnya dimulai jam 7. Tapi begitulah anak kecil.

Rasanya waktu berjalan sangat lambat. Jarum jam dinding saya lihat, kayaknya tidak berjalan normal. Terasa lambat. Berharap segera menunjukkan jam 7. Ibu sudah menyiapkan bekal. Sarapanpun sudah disiapkan. Tapi entahlah tidak berselerah menyantapnya. Kalo tidak diancam bapak bakal tidak diajak kalo tidak sarapan pastilah memilih tidak sarapan. Okelah demi ikut bapak naik mobil yang dicarter rombongan kampung terpaksalah sarapan. Itupun dengan terburu-buru. Takut ditinggal. Padahal bapak juga belum berpakaian rapi.

Saat yang ditunggu-tunggu akhirnya datang. Jam sudah menunjukkan pukul 7 pas. Segera, saya mengingatkan bapak untuk berangkat. Tapi bapak bilang kalo berangkatnya mungkin molor nunggu bapak-bapak yang lain. Asem tenan. Begitu umpatan dalam hatiku. Lambat banget orang-orang itu. Ibu sudah memberi wejangan banyak sekali. Mulai jangan jauh-jauh dari bapak. Sampai jangan lupa makan bekal yang sudah dibawakan begitu jam menunjukkan jam 12. Agar tidak ribet saya bilang iya saja. Cium tangan ibu sambil naik motor dibonceng bapak. Meluncurlah ke tempat berkumpul. Ternyata benar, masih beberapa orang yang sudah datang. Yang lainnya molor. Bapak nyantai saja. Mungkin sudah tahu tradisi mereka.

Jam delapan baru kumpul semua. Mereka langsung masuk mobil carteran. Saya duduk dibangku cadangan. Terbuat dari kayu. Tak apalah. Itu sudah sangat menggembirakan. Akhirnya berangkat juga "orang-orang lambat" ini.

Perjalanan dimulai menuju Gresik, Lamongan dan tibalah di Surabaya. Di makam Sunan Ampel. Tiba dimakam Sunan Ampel malam hari. Sejak masuk kota surabaya mata tak berhenti berkedip melihat pemandangan yang wah. Banyak gedung-gedung tinggi. Terang benderang. Dimana-mana ada lampu. Menakjubkan. Maklum saat itu di kampung masih belum ada listrik. Jadi melihat malam yang terang benderang adalah sesuatu yang istimewa. Herannya perjalanan di Surabaya lama sekali. Tidak nyampai-nyampai. Sementara saya asyik aja melihat kanan kiri pemandangan surabaya. Berkali-kali mobil berhenti dan sopir turun menghampiri seseorang. Saya tidak peduli apa yang sedang terjadi. Saya hanya berfikiran sopir ini banyak sekali temannya.

Silakan baca : Rahasia Tahan Lama Saat Berhubungan Intim

Kesasar yang Menyenangkan

Setelah sekian lama baru sadar jika rombongan ini sedang kesasar. Entah kesasar dimana. Rupanaya sopir tidak hapal jalan. Saya sih hepi aja. Semakin lama perjalanan semakin lama menikmati naik mobil. Perjalan akhirnya nyampai di makan sunan ampel. Orang-orang tua langsung menuju makam. Ada juga yang berbelanja. Tapi bapak malah mengajakku cari makan. Makan dulu, kata bapak. Setelah kenyanng ke makam. Rupanya bapak sudah diingatkan ibu sebelum berangkat supaya saya jangan telat makan biar tidak mabuk. Ah, ibu tidak tau kesenangan anak kecil. Naik mobil jalan-jalan ke kota sudah lebih dari segalanya. Termasuk makan. Setelah makan diajak bapak sholat di masjid langsung menuju area makam dan baca tahlilan. Sementara saya sibut melihat pemandangan disekitar makam. Setiap detail area itu tak luput pelototan saya.

Setelah semua ritual ziarah selesai semua naik mobil dan segera pulang. Setelah itu saya sudah lupa apa yang sedang terjadi. Mungkin karena selama perjalanan berangkat tidak tidur, pulangnya saya terlelap. Tidur pulas. Tahu tahu sudah nyampai di rumah.

Sekarang Tinggal Di Surabaya

Itulah sekelumit cerita saat kecil. Sekarang saya kerja di Surabaya. Tinggal dipinggiran surabaya. Menikah dengan gadis surabaya. Tentu kenangan saat kecil cukup bikin senyum simpul saat setiap hari melihat surabaya. Karena tiap hari lihat gedung-gedung itu tentu tidak bikin terkagum-kagum seperti saat kecil.

Ah surabaya.

Baca pula: Indahnya Taman Risma Surabaya 1

Yang ini jangan dibaca. Hanya Iklan.


Agen Foredi Surabaya

Siap antar (COD) untuk Surabaya dan Sidoarjo.

Telp 0816520973. PIN 5494CBD5 

www.harmonis.net

Foredi embong kaliasin, foredi genteng, foredi ketabang, foredi ambengan, foredi kapasari, foredi peneleh, foredi bubutan, foredi alun-alun contong, foredi bulak, foredi gundi, foredi jepara, foredi tembok dukuh, foredi kedungdoro, foredi keputran, foredi tegalsari, foredi wonorejo, foredi simokerto, foredi kapasan, foredi simolawang, foredi simokerto, foredi sidodari, foredi tambaksari, foredi ploso, foredi gading, foredi kapas madya baru, foredi pacar kembang, foredi pacar keling, foredi dukuh setro, foredi rangkah, foredi pacar keling, foredi mojo, foredi airlangga, foredi dharmahusada, foredi kertajaya, foredi gubeng, foredi baratajaya, foredi pucang, foredi krembangan, foredi kemayoran, foredi perak, foredi morokrembangan, foredi dupak, foredi ampel, foredi pegirikan, foredi wonokusumo, foredi ujung, foredi sidotopo, foredi bongkaran, foredi nyamplungan, foredi krembangan utara, foredi krembangan selatan, foredi wonokromo, foredi jagir, foredi ngagel, foredi darmo, foredi sawunggaling, foredi petemon, foredi sawahan, foredi banyu urip, foredi putat jaya, foredi kupang krajan, foredi pakis, foredi tandes, foredi karangpoh, foredi balongsari, foredi manukan, foredi karang pilang, foredi banjar sugihan, foredi karang pilang, foredi kebraon, foredi kedurus, foredi waru gunung, foredi sidoresmo, foredi bendul merisi, foredi margorejo, foredi wonosari, foredi siwalankerto, foredi kalirungkut, foredi kedung baruk, foredi penjaringansari, foredi wonorejo, foredi medokan ayu, foredi keputih, foredi gebang putih, foredi gebang putih, foredi klampis ngasem, foredi menur pumpungan, foredi nginden jangkungan, foredi semolowaru, foredi medokan semampir, foredi kedinding, foredi bulak banteng, foredi kedinding, foredi tambak wedi, foredi kandangan, foredi klakah rejo, foredi pondok candra, foredi sememi, foredi tambak oso wilangun, foredi romokalisari, foredi bangkingan, foredi jeruk, foredi lakarsantri, foredi lidah kulon, foredi lidah wetan, foredi sidotopo wetan, foredi sumur welut, foredi mulyorejo, foredi manyar sabrangan, foredi demak, foredi dukuh kupang, foredi mayjend sungkono, foredi, adityawarman, foredi wiyung, foredi kalibutuh, foredi pandugo, foredi kedung asem, foredi sawahan, foredi kendasari, foredi dinoyo, foredi pucang anom, foredi brongkalan sawah, foredi gading, foredi manyar, foredi jambangan, foredi karah, foredi ketintang, foredi diponegoro, foredi, foredi a yani, foredi jemursari, foredi sidosermo, foredi hr mohammad, foredi ptc, foredi boulevard, foredi citraland, foredi simogunung, foredi bratang, foredi joyoboyo, foredi basuki rahmat, foredi tunjungan, foredi wiguna, foredi gunung anyar, foredi jembatan merah, foredi kalisosok, foredi mayjend sungkono, foredi, foredi semampir, foredi merr, foredi jemur andayani, foredi embong malang, foredi gunungsari, foredi yos sudarso, foredi panglima sudirman, foredi gubernur suryo, foredi gentengkali, foredi mintoro, foredi pregolan, foredi pegirian, foredi arjuna, kedung tarukan, foredi kranggan, foredi taman apsari, foredi bangunsari, foredi pakuwon, foredi kenjeran, foredi surabaya selatan, foredi surabaya timur, foredi surabaya barat, foredi surabaya utara, foredi keputran, foredi blauran, foredi arif rahman hakim, foredi waru, foredi babatan, foredi baliwerti, foredi satelit, foredi galaxy, foredi gemblongan, foredi indrapura, foredi jagalan, foredi kapas krampung, foredi kembang jepun, foredi kusumabangsa, foredi margomulyo, foredi margorejo, foredi pabean, foredi prapen, foredi rajawali, foredi menganti, foredi simpang darmo, foredi slompretan, foredi tidar, foredi tembaan, foredi undaan, foredi veteran, foredi injoko, foredi juanda, foredi kutisari, foredi urip sumoharjo, foredi mastrip, foredi graha famili, foredi kebonsari, foredi menanggal, foredi gayungsari, foredi pagesangan, foredi kalianak, foredi moro krembangan, foredi nyamplungan, foredi tambak rejo, foredi kedung cowek, foredi pemuda, foredi kalisari, foredi menur, foredi siwalan kerto, foredi rungkut industri, foredi driyorejo, foredi karang menjangan, foredi dharmawangsa, foredi kayoon, foredi biliton, foredi embong malang, foredi sidorame, foredi kalimas, foredi mejoyo, foredi tenggilis, foredi sukomanunggal, foredi dukuh pakis, foredi putat lor, foredi sukodono, foredi taman, foredi sepanjang, foredi geluran, foredi kalijaten, tropodo, foredi trosobo, foredi suko, foredi kedungturi, foredi wage, foredi bungurasih, foredi suko, foredi kalijaten, foredi sedati, foredi waru.